Menjadi Wakil Sulawesi Tengah di Writingthon Asian Games 2018 Setelah 168 Purnama Berlalu


Hotel Millenium sore ini tampak ramai, sebanyak 68 peserta se-Indonesia yang terdiri dari 2 kategori mulai melakukan pendaftaran ulang setelah menempuh perjalanan jauh dari kota masing-masing. Setiap satu provinsi diwakilkan 2 orang, satu orang untuk kategori blogger dan satu orang untuk kategori pelajar/mahasiswa.

Hotel Millenium sebagai tempat pelaksana pembukaan Writingthon Asian Games 2018


Sejak diumumkan sebagai pemenang oleh Bitread, setiap peserta sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyambut writingthon di Jakarta. Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari mempersiapkan materi menulis, mengabadikan hiporia Asian Games hingga melakukan posting di media sosial tentang Asian Games dan Writingthon. Cukup dengan menggunakan tagar dukungbersama, asiangames2018 dan writingthonasiangames maka postingan yang ada, siap untuk di viralkan.

Salah satu maskot Asian Games, Kaka dengan berlatar Jembatan Ponulele Kota Palu



Keseruan mulai berlanjut, tak kala satu per satu peserta mulai melaksanakan tugasnya sebagai makhluk sosial yaitu berinteraksi dengan sesama. Sembari melakukan proses registrasi dan pembagian kamar, disitu pula interaksi sederhana terjadi. Hampir setiap peserta secara spontan saling menyapa sekaligus untuk mengenal masing-masing peserta yang terpilih dari 34 provinsi di Indonesia. Bahkan kali ini, tidak bisa dibedakan antara peserta kategori blogger dengan kategori pelajar/mahasiswa. Semua sama membaur satu sama lain dengan satu tujuan melalui Writingthon bisa mendukung Indonesia sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian Games ke-18.

Mewakili Sulawesi Tengah dalam Writingthon Asian Games 2018

Akhirnya, tepat pukul 19.15, acara pembukaan Writingthon dimulai. Sekarang, para peserta sudah menggunakan tanda pengenal, berlatar putih untuk kategori blogger dan berlatar biru dongker untuk kategori pelajar/mahasiswa. Satu per satu, peserta memasuki ruangan dan mengisi tempat duduk yang masih kosong. Acara dibuka dengan perkenalan antar peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Kali ini, diiringi Official Theme Song Asian Games 2018 berjudul Meraih Bintang yang populer dibawakan oleh Via Vallen menjadi musik pengiring perkenalan kami. Uniknya proses perkenalan ini dengan melakukan estafet sebotol air mineral dari satu orang ke yang lainnya, dari satu meja pindah ke meja lainnya dan seketika musik berhenti, maka orang yang memegang air mineral tersebut wajib untuk memperkenalkan dirinya, beserta orang yang ada disebelah kiri dan kanannya. Tak ayal, cara ini mengundang keseruan acara.

Sesi perkenalan peserta

Dari sesi perkenalan, acara berlanjut ke sambutan pelaksana Writingthon Asian Games 2018 yang dibawakan oleh Bapak Andi Ismail. Dalam sambutannya, beliau berpesan bahwa acara Writingthon Asian Games ke 2018 ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari seluruh wilayah di Indonesia agar dunia tahu, bahwa Indonesia bangga menjadi tuan rumah. Kebanggan itu pun bukan hanya Jakarta dan Palembang yang bisa menikmati eforia Asian Games, tetapi seluruh kawasan Indonesia dari Sabang sampai Merauke bisa menikmati dan menggemakan ajang olahraga paling bergengsi tingkat Asia. Beberapa kali tepukan membahana dari peserta menghiasi acara sambutan dari panitia pelaksana.

Sambutan dari pelaksana Writingthon Asian Games 2018

Selepas sambutan dari panitia pelaksana, acara kini memasuki kesan dan pengalaman peserta Writingthon Asian Games 2018 ketika dinyatakan sebagai pemenang. Bahkan perwakilan dari provinsi paling timur di Indonesia, Papua menyatakan apresiasi luar biasa dan kesan sangat istimewa karena disana sangat jarang kompetisi blog berlangsung dan kali ini, Papua dengan semangatnya, siap untuk Writingthon Asian Games sebagai bentuk untuk mendukung Asian games 2018. Di sela-sela acara, pembagian doorprize pun berlangsung, kali ini diberikan kepada peserta pertama yang registrasi dan peserta terjauh. Jika dilihat dari jarak kota Jakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan, maka perwakilan dari Papua dan Aceh berpeluang untuk menjadi peserta terjauh, tetapi ternyata bukan mereka. Peserta terjauh kali ini berasal dari Manila, Filipina sekaligus mewakili salah satu provinsi di Pulau Kalimantan. Akhirnya, acara pembukaan Writingthon ini ditutup dengan foto bersama. Dan kali ini, saya bangga mewakili Sulawesi Tengah dalam Writingthon Asian Games 2018 setelah 168 purnama berlalu.





45 comments:

  1. Bangga banget Mas berkesempatan menjadi salah satu perwakilan Sulawesi Tengah di Asian Games 2018 ini. Keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Alhamdulillah. Awalnya tidak nyangka bisa lolos, tapi Alhamdulillah ternyata rejeki.

      Delete
  2. Keren dan pasti bangga banget ya bang bisa jadi salah satu perwakilan Sulawesi Tengah di Asian Games 2018. Aku menunggu cerita-cerita lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap. Tunggu kisah perwakilan Sulawesi Tengah lainnya di Duta Sobat Ades dari Manggarai Timur, NTT

      Delete
  3. Selamat, Mas! Terpilih untuk mewakili provinsinya dalam acara berkelas internasinal seperti ini merupakan kebanggaan tersendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Bener. Alhamdulillah, karena kesempatan seperti ini bakal datang sekitar 56 tahun lagi

      Delete
  4. #marikitadukungaseangame2018
    Bangga banget sebagai Tuan Rumah Asean Games 2018.
    Apa lagi sebagai perwakilan daerah di ajang Writingthon Asean Games 2018.. Selamat ya Mas Taumy..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pastinya, apalagi berkumpul dengan perwakilan dari Seluruh Indonesia. Itu luar biasa

      Delete
  5. Waah, keren mas. Ternyata Asian games ini, digarap benar” sangat serius. Bahkan, berusaha untuk membuat viral di google lewat tulisan. Semangat yaa mas! ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Indonesia luar biasa, dari semua lini dipersiapkan dengan baik.

      Delete
  6. Seru banget acara nya, semoga sukses dan dapat membangkitkan semangat blogger dari daerah-daerah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Terima kasih kak Airin. Pastinya acara ini bisa menumbuhkan minat menulis diseluruh penjuru Indonesia

      Delete
  7. Berharap langkah keren ini berlanjut di kesempatan lain ya kak. Semoga tetap imbang antara idealisme dan realisme. Selamat ya kak taumy. We proud you

    ReplyDelete
  8. Berharap langkah keren ini berlanjut di kesempatan lain ya kak. Semoga tetap imbang antara idealisme dan realisme. Selamat ya kak taumy. We proud you

    ReplyDelete
  9. Selamat Mas Taumy terpilih jadi wakil Sulawesi Tengah di Writingthon Asian Games 2018!
    Semangat terus untuk berkarya.

    ReplyDelete
  10. Keren banget mas, dan selamat jadi orang yang terpilih mewakili Sulawesi Tengah, sukses terus buat mas Taumy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Menjadi wakil Sulteng adalah anugerah luar biasa kali ini

      Delete
  11. Pertama melihat pengumuman aku langsung bangga melihat dua orang sahabat di Kubbu yang aku tahu jago banget nulisnya terpilih menjadi peserta Asian Games Writingthon. Selamat ya Bang, semoga pengalaman ini bisa menginspirasi kami semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin kak Yun. Semoga kita semua lebih termotivasi 😀

      Delete
  12. waahh keren banget ka bisa kepilih jadi perwakilan di acara writingthon, selamat ya ka semoga sukses terus

    ReplyDelete
  13. 2 anak kubbu masuk writtingthon. Ini prestasi luar biasa. Keren banget!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak Inez. Alhamdulillah. Tidak nyangka juga bersama ka Nunik bisa lolos

      Delete
  14. Prestasi yang luar biasa Mas, keren abis bisa bersaing dengan ribuan artikel dan terpilih buat mewakili provinsinya. Salut kapan-kapan ajarin dong rahasianya bisa menang hehehe.

    ReplyDelete
  15. bisa jadi perwakilan provinsi ok bgt.
    what a nice memory :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak bener. Apalagi yang seperti ini menunggu 50 tahun lebih baru berpeluang ada lagi

      Delete
  16. Keren banget sih Kak. Ini bisa jadi motivasi saya buat rajin nulis nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap kak. Kita saling memotivasi agar bisa rajin menulis

      Delete
  17. Keren banget sih...
    Aduh jadi termotivasi dengan mas yang satu ini
    Semoga yang lain juga punya kesempatan emas semacam ini
    Kapan lagi writtingthon asean games

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin kak. Kita sama2 saling motivasi dalam menulis ya

      Delete
  18. Pengalaman berharga abis sih ini, mantap gan - tempatbertualang-

    ReplyDelete
  19. Keren banget. Salut. Semoga bisa membagikan energi positifnya ke yang lain juga untuk tetap menulis. Keep it up!

    ReplyDelete
  20. Wah serubya Kak. Pembukaan asean games. Saya malah melewatkan perhelatan ini. Sedang berlari ke Hutan. Dan yang bikin mupeng dan menjadi penyemangat Kaka bisa hadir disana karena menulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak. Ternyata dengan menulis kita bisa mewakili provinsi kita sekaligus bertemu dengan para blogger se Indonesia

      Delete
  21. Kesempatan yang luar biasa ya bisa mewakili provinsi dan memeriahkan Asian Games kali ini, selamat ya ka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kak. Mungkin pengalaman seperti ini hanya ada sekali seumur hidup

      Delete
  22. Wah seru banget ya kak, pengalaman yang tak terlupakan pastinya dan ada kebanggaan tersendiri

    ReplyDelete
  23. Ikut bangga.. Seneng pasti ya bang Taumy bisa jadi bagian sejarah Asian Games.. bisa nonton pembukaan Asian games yabg harganya lumayan mahal juga.. hihihi.. keren lah pokoknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Alhamdulillah. Kali ini pengalamannya luar biasa. Bukunya pun dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia sebagai bagin dari sejarah pelaksanaan Asian Games 2018.

      Delete

Powered by Blogger.