MASIGNASUKAv102
1508570391356967755

Dukungan Asian Games dari Kota Palu

Dukungan Asian Games dari Kota Palu
Add Comments
Thursday, 5 July 2018
Sejak pertama kali digelar tahun 1951 di New Delhi, Asian Games selalu menyajikan berbagai kompetisi olahraga terbaik di Asia. Berbagai negara berlomba-lomba untuk memperebutkan medali emas sebagai bukti dan tolak ukur perkembangan prestasi olahraga di tingkat internasional, tak ketinggalan untuk Indonesia sendiri. Setelah New Delhi, India, sudah banyak negara-negara lain di Asia yang menjadi tuan rumah dan memberikan kesan terbaik bagi tamu-tamu negara yang berkunjung. 


Indonesia dan asian games

Indonesia sendiri sudah pernah menjadi tuan rumah olahraga terbesar benua Asia pertama kali pada tahun 1962 di era kepresidenan Ir. Soekarno, dan tahun ini, sejarah itu kembali muncul. Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah olahraga se-Asia 2018. 

Tak tanggung-tanggung, Indonesia memilih 2 kota besar yang akan digunakan sebagai kota pelaksana perhelatan olahraga terbesar se-Asia ini, yaitu Jakarta dan Palembang. Kedua kota besar ini, akan menjamu 45 negara termasuk Indonesia dan mempertandingkan 40 cabang olahraga dengan 10 diantaranya merupakan cabang olahraga baru.

Logoa Asian Games 2018
Logo Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Meskipun 2 kota tersebut yang menyelenggarakan, ternyata gema dan semangat Indonesia sebagai tuan rumah, juga sudah menyebar dan dapat dilihat dihampir seluruh provinsi di Indonesia. Semua kota, kabupaten bahkan desa mulai semarak menunjukkan semangat menyambut perhelatan olahraga terbesar se-Asia ini. Gambar logo dan maskotnya pun, sudah mulai bertebaran diberbagai penjuru tempat. Bahkan, beberapa radio dan TV Nasional juga membantu penyebaran semangat Indonesia untuk menjadi tuan rumah terbaik melalui berbagai iklan dan pemutaran official theme song olahraga terbesar se-Asia. Hal ini pun terjadi di kota Palu yang juga menunjukkan geliatnya untuk mendukung penuh Indonesia menjadi tuan rumah olimpiade versi benua Asia.



Sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, kota Palu sudah menjadi trend centre bagi kota-kota lain di sekitarnya. Kota yang terkenal dengan landmark Jembatan Ponulele berwarna kuning dan makanan khas Kaledo ini, sudah beberapa bulan terakhir memperlihatkan semangat untuk mendukung pelaksanaan kompetisi olahraga se-Asia melalui papan informasi, spanduk, baliho disamping juga menyelenggarakan kompetisi olahraga untuk menumbuhkan dan mendukung semangat Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar se-Asia.

Icon Kota Palu Jembatana Ponulele
Jembatan Ponulele Kota Palu

Dukungan lembaga dan instansi pemerintahan kota Palu

Meskipun kota Palu berada di wilayah bagian tengah Indonesia, ternyata semangat untuk dukung bersama pelaksanaan kompetisi olahraga terbesar se-Asia sangat kental terlihat. Pemasangan baliho berukuran besar di simpang Pasar Bambaru, benar-benar menyita perhatian. Dengan gagah dan jelas, baliho tersebut mengajak masyarakat kota Palu untuk bersama-sama mendukung perhelatan olahraga terakbar ini. Beberapa orang penting pun tampak di Baliho raksasa tersebut, seperti Kapolres Palu, Kajari Palu, Walikota dan Wakil Walikota Palu serta Dandim 1306. Sontak saja, baliho ini mampu menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat akan semangat Indonesia menjadi tuan rumah terbaik sepanjang sejarah pelaksanaan event olahraga Asia 4 tahunan ini.

Dukungan Olahraga terbesar se-Asia dari Kota Palu
Baliho dukungan di pasar Bambaru

Beranjak ke lapangan Vatulemo, ternyata ditemukan juga spanduk dukungan KODIM 1306/Donggala-Polres Kota palu yang siap dukung bersama dan menyukseskan penyelenggaraan event olahraga 4 tahunan se-Asia XVIII tahun 2018. Spanduk ini tepat berdampingan dengan salah satu sudut track jogging lapangan Vatulemo. Sehingga masyarakat luas yang melakukan aktivitas jogging atau hanya sekedar berkumpul dengan keluarga di lapangan Vatulemo dapat melihatnya dan menumbuhkan rasa semangat untuk mendukung Indonesia sebagai tuan rumah.


Dukungan Asian Games dari Kota Palu
Dukungan dari Kodim 1306 Donggala-Polres Kota Palu di depan lapangan Vatulemo




Hal yang serupa pun tampak di jalur 2 Kota Palu. Tepat disalah satu sudut lampu merah perempatan jalan Veteran, baliho berlatar biru pun sempurna tegak berdiri. Meskipun jauh dari Jakarta dan Palembang sebagai kota pelaksana ,ternyata kota Palu pun tetap semangat mendukung Indonesia demi terwujudnya sukses prestasi dan sukses menjadi tuan rumah.

Dukungan Olahraga terbesar se-Asia dari Kota Palu
Baliho dukungan di Jalur 2 Kota Palu

Dukungan asian games dalam bentuk Open Archery Championship


Semangat mendukung event olahraga se-Asia di kota Palu juga ditunjukkan dalam berbagai turnamen olahraga, salah satunya adalah turnamen olahraga panahan, “Open Archery Championship 2018” yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Tengah. Turnamen ini terbagi dalam 2 kategori yaitu umum dan pelajar. Untuk kategori umum, kelas yang dipertandingkan adalah standar nasional (30 m), Recurve (40 m), Compound (40 m) dan tradisional (25 m). Sedangkan untuk kategori pelajar, kelas yang dipertandingkan adalah standar nasional (15 m), tradisional SD (40 m) dan tradisional SMP (40 m).


Open Archery championship
Open archery championship

Meskipun dalam bentuk turnamen, ternyata “Open Archery Championship 2018” ini sebagai salah satu bentuk semangat mendukung Indonesia sebagai tuan rumah olahraga terbesar benua Asia khususnya dicabang olahraga panahan, sekaligus memasyarakatkan olahraga panahan di Kota Palu.

Maskot Asian Games 2018 Jakarta-Palembang
Maskot Asian Games 2018 Jakarta-Palembang


             Berbagai semangat ini, menunjukkan bahwa Kota Palu siap untuk dukung bersama demi menyukseskan pelaksanaan event olahraga 4 tahunan dan menggemakannya ke masyarakat, karen acara ini bukan hanya milik Jakarta dan Palembang saja tetapi milik seluruh daerah dan wilayah di Indonesia.
Taumy Alif Firman

Menjadi lulusan kimia di Universitas terbaik di Indonesia bukanlah menjadi halangan untuk menuangkan tulisan tentang destinasi wisata dan gaya hidup selama menikmati keindahan di seluruh penjuru negeri.

  1. Nggak sabar nunggu ajang ASIAN GAMES, pasti meriah banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pastinya, kita harus dukung bersama, karean kapan lagi, Indonesia jadi tuan rumah

      Delete
  2. May the force be with us throughout the game! =)

    ReplyDelete
  3. Bangga bangga bangga dengan Indonesia, semoga jadi Juara di Asean Games tahun ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Tapi jangan sampai salah, ini ajang Asian Games tingkat Asia, bukan ASEAN Games yang hanya khusus Asia Tenggara 😆

      Delete
  4. Benar banget bang. Asian Games bukan hanya urusan Jakarta dan Palembang, tapi kita semua seyogyanya ikut mensukseskan event tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes. Makanya kita perlu dukung bersama Asian Games 2018 ini. Melalui keramahtamahan tuan rumah dan semangat energi Asia

      Delete
  5. Benar banget bang. Asian Games bukan hanya urusan Jakarta dan Palembang, tapi kita semua seyogyanya ikut mensukseskan event tersebut.

    ReplyDelete
  6. Mantaap Bang. Semoga Indonesia menjadi tuan rumah yang baik dengan dukungan seluruh warga di seluruh penjuru Indonesia. Kemarin waktu ngebolang di KBRI Vietnam dan Cambodia juga ada poster dan spanduk Asian Games terpampang besar-besar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Woow keren ya, KBRI pada serempak pasang poster dan spanduk dukung bersama Asian Games.

      Delete
  7. 18082018. Gak sabar nunggu jadinya setelah baca artikel ini. Terlebih semua persiapan untuk menunjang event pun sudah dilakukan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo, kita dukung bersama Asian Games 2018. Semoga bisa sukses tuan rumah dan sukses prestasi

      Delete
  8. Hhhmmm..
    Sebenarnya tujuannya bagus. Tapi klo pake embel2 atau pejabat daerah ikut mejeng koq terkesan pencitraan dan berbau aroma politik ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung sudut pandang sih. Tapi apa pun itu, ayo kita dukung bersama Asian Games 2018.

      Delete
  9. Penyanyi lagu official Asian Games adalah Via Vallen. Semoga Wakil Wali Kota Palu yaitu Pasha Ungu ikut meramaikan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita lihat, apakah kontribusi dari kota Palu berlanjut di opening ceremony

      Delete
    2. Kita lihat, apakah kontribusi dari kota Palu berlanjut di opening ceremony

      Delete