MASIGNASUKAv102
1508570391356967755

Cara Mengatasi Kendala Bahasa di Luar Negeri

Cara Mengatasi Kendala Bahasa di Luar Negeri
Add Comments
Saturday, 18 April 2020
“Bahasa diciptakan untuk saling berkomunikasi, tetapi terkadang kendala itu muncul dari bahasa yang berbeda antar satu daerah dengan daerah lainnya, begitupun juga dengan negara lain

Punya keinginan liburan ke luar negeri terkadang menimbulkan rasa ciut, karena kekhawatiran kondisi tempat tujuan yang sangat berbeda dengan tempat dimana kita tinggal. Apalagi, jika negara yang dituju bukanlah negara yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa ibu. Hal ini pastinya akan menjadi tantangan tersendiri untuk menikmati atau melakukan aktivitas ditempat tersebut. Tidak jarang, komunikasi yang dibangun menyebabkan ketidaknyambungan informasi, sehingga akibatnya akan mengurangi mood untuk liburan.

Tetapi, jika sudah mengetahu bahwa tempat yang akan dituju, memiliki bahasa yang digunakan hanya bahasa lokal setempat, maka perlunya persiapan matang. Bukan malah mengurungkan niat. Berikut beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mengatasi kendala bahasa di luar negeri.

Mengatasi kendala bahasa di luar negeri

Belajar bahasa negara tujuan

Cara termudah untuk bisa berkomunikasi dengan tempat baru adalah belajar bahasa mereka. Selain akan membantu dalam percakapan juga pastinya meningkatkan skill yang kita miliki, karena bisa menguasai bahasa lain. Tidak perlu fasih, jika hanya sekadar untuk tahu saja dan juga tidak perlu tahu secara menyeluruh bahasa mereka. Untuk awal, sebaiknya cukup menguasai bahasa percakapan sehari-hari. Dengan begitu maka kendala bahasa di luar negeri bisa teratasi.

Beberapa percakapan sehari-hari yang penting untuk dipelajari seperti:

“Dimana warung terdekat?”

“aku ingin makan”

“Cara menuju tempat itu?”

“Berapa harga barang ini?” 

Percakapan ringan tersebut, jika dikuasai dengan baik menggunakan bahasa negara tujuan, maka cukup ampuh mengatasi kendala bahasa yang terjadi. Bahkan warga sekitar pun juga sudah paham, meskipun pelafalan yang disampaikan tidak sama persis. Belajar bahasa negara tujuan ini, pastinya dilakukan jauh hari sebelum berangkat ke negara tersebut.

Aplikasi translator

Aku masih ingat ketika berkunjung ke Dubai dan bertemu salah satu traveller dari Tiongkok di dormitory tempat kami menginap. Pada saat itu, kami berdua ingin ke stasiun Metro Burj Khalifa dari stasiun Metro Burjuman. Menyadari kemampuan bahasa Inggris yang minim rekan traveller dari Tiongkok ini, menggunakan google translate untuk berdiskusi denganku. Penggunaan Google Translate cukup bisa diandalkan dalam mengatasi kendala bahasa di luar negeri.

Google translate dalam mengatasi kendala bahasa di luar negeri
Google Translate yang ada di gadget

Google translate cukup membantu dalam berkomunikasi antar bahasa di dunia. Meskipun memang butuh waktu untuk menulis kalimat atau kata yang dimaksud, tetapi tujuannya tetap tercapai. Komunikasi dua arah yang sama-sama saling mengerti.

Selain Google Translate, saat ini di playstore dan apple store sudah banyak aplikasi translator yang akan menterjemahkan setiap kata yang diinginkan. Cukup unduh dan simpan di gadget. Bahkan beberapa aplikasi translator bisa digunakan secara luring alias offline, jadi tidak perlu untuk terkoneksi dengan internet terlebih dahulu.

Body language

Body language atau bahasa tubuh sering juga disebut dengan bahasa Tarzan karena mengandalkan gerak dan mimik dari anggota tubuh. Menggunakan body language, adalah pilihan yang tepat jika kita benar-benar tidak bisa berbahasa secara verbal dengan baik ataupun tidak memiliki aplikasi translator. Pilihan ini sering dilakukan jika bertemu dengan orang yang sudah lanjut usia atau mereka yang benar-benar tidak mengerti bahasa inggris.
Body language dalam mengatasi kendala bahasa di luar negeri
Ilustrasi body language (sumber; essentialpersonnel.co.uk)



Menggunakan body language tidak membutuhkan persiapan khusus, karena langsung diterapkan ketika bertemu dengan orang lain. Hanya saja secara penerapan, membutuhkan effort yang besar. Karena semua yang ingin kita sampaikan diterjemahkan dalam bahasa tubuh. Seperti jika ingin makan, maka kita akan menggerakkan tangan ke arah mulut. Begitupun juga dengan anggukan dan gelengan kepala.

Penggunaan body language yang cukup ampuh, sebaiknya diakhiri dengan senyuman. Karena secara universal, senyuman menciptakan rasa hangat ketika berkomunikasi. Tetapi penting juga untuk diketahui bahwa tidak semua situasi atau komunikasi diakhiri dengan senyuman, bisa-bisa dianggap tidak waras jika senyum terus.

Menggunakan gambar ilustrasi dan tulisan

Kendala bahasa di negara lain jika kita berkunjung juga bisa diatasi dengan menggunakan gambar sebagai ilustrasi tempat dan aktivitas hingga menggunakan tulisan. Ada beberapa persiapan yang dibutuhkan jika menggunakan cara ini. Seperti mempersiapkan gambar ilustrasi hingga menggunakan logo tertentu. Selain itu, sangat penting menuliskan alamat yang dituju menggunakan aksara atau tulisan negara tujuan.


Hal ini, sering aku lakukan jika berkunjung ke Thailand, Turki atau Vietnam. Ketika memesan hotel dan tidak tertulis alamat menggunakan aksara setempat maka aku pasti akan email kembali untuk meminta alamat penginapan menggunakan aksara lokal. Tujuannya, agar ketika tiba di bandara dan memilih moda transportasi ke penginapan, cukup menunjukkan alamat tersebut dengan aksara setempat, maka semuanya akan lebih mudah.

kaos bergambar dalam mengatasi kendala bahasa di luar negeri
Kaos bergambar aktivitas (sumber; cntraveler.com)

Terus bagaimana jika komunikasi menggunakan gambar? Nah, komunikasi menggunakan gambar sangat penting sesuai kebutuhan kita saat itu. Jika dahulu, beberapa gambar yang dirasa perlu dicetak di atas kertas ketika ingin bepergian seperti:

ilustrasi ATM dengan gambar “uang”

ilustrasi makan dengan gambar “burger atau piring”

ilustrasi kakus dengan gambar “toilet/WC”

ilustrasi kendaraan dengan gambar “mobil”



Semuanya dipersiapkan sebelum berangkat. Tetapi untuk saat ini, bisa juga menggunakan T-shirt atau kaos bertemakan “lost in translation”. Pada bagian depan dari kaos ini sudah berisikan ilustrasi tempat atau aktivitas sehari-hari. Jadi tinggal menunjuk gambar yang dimaksud kepada orang lain, maka komunikasi bisa berjalan.

Jadi, jika ingin berkunjung ke luar negeri, tidak perlu lagi khawatir akan kendala bahasa. Cukup mempersiapkan langkah-langkah diatas agar komunikasi lancar dan pengalaman liburan pun akan lebih berkesan.
Taumy Alif Firman

Menjadi lulusan kimia di Universitas terbaik di Indonesia bukanlah menjadi halangan untuk menuangkan tulisan tentang destinasi wisata dan gaya hidup selama menikmati keindahan di seluruh penjuru negeri.