Punya Waktu 12 Jam Transit di Singapura, Ini yang Bisa Dilakukan

October 24, 2019

Siapa yang tidak kenal Singapura? Negara dengan patung singanya ini benar-benar menjadi magnet tersendiri buat para traveller, terkhusus lagi buat warga Indonesia. Letaknya yang dekat, bisa ditempuh menggunakan pesawat dari berbagai kota besar di Indonesia hingga menggunakan kapal ferry dari Batam membuat Singapura menjadi salah satu negara yang mudah untuk dikunjungi. Tetapi, jika memiliki waktu terbatas atau hanya numpang transit di Singapura sambil menunggu jadwal terbang berikutnya, ternyata Singapura tetap asyik untuk dinikmati. Berikut hal yang bisa dilakukan, jika memiliki waktu 12 jam di Singapura.


Membeli Kartu Sakti STP (Singapore Tourist Pass)

Transit 12 jam di Singapura, itu artinya butuh kartu sakti yang bisa digunakan untuk moda transportasi umum di Singapura seperti bis dan MRT. Nah, bagi kamu para traveller, cukup membeli kartu STP untuk 1 hari seharga SGD 20 yang bisa direfund SGD 10 ketika kartu dikembalikan. Murah bukan? Bisa seharian mutar-mutar Singapura hanya bermodalkan kartu sakti STP. Cara belinya cukup gampang, tinggal cari stasiun MRT Bandara Changi. Disalah satu sudutnya, akan ada counter khusus yang menjual STP.

Liburan singkat di Singapura
Kartu sakti STP (bisa 1, 2 hingga 3 hari kebutuhan)


Untuk proses pembeliannya pun, cukup gampang. Bisa menggunakan cash atau menggunakan kartu dengan logo mastercard, VISA, Cirrus. Nah, saran sih, biasanya antrian menggunakan kartu lebih pendek dibanding cash jadi sebaiknya beli STP menggunakan kartu saja. Setelah punya STP, maka saatnya menuju kota dari bandara Changi menggunakan MRT rute green line.

Makan Siang di Aljuned

Jalur MRT bandara Changi akan berhenti di stasiun Tanah Merah untuk kemudian berganti MRT lainnya menuju kota yang masih dalam rute Green Line. Nah, bagi para pencari kuliner halal, tidak ada salahnya jika mampir untuk makan siang di Aljuned. Tidak jauh dari stasiun MRT Aljuned terdapat Mufiz Restaurant yang menjual berbagai makanan halal berupa indian muslim food, thai muslim food atau makanan malaysia. Harga satu porsi makanannya pun cukup murah, berkisar SGD 3-8. Perut kenyang, waktunya eksplor sudut Singapura.

 
Liburan singkat di Singapura
Depan Mufiz Restaurant

Menikmati Taman Fort Canning yang Instagramable

Bagi para penggemar foto instagramable, Fort Canning Park adalah salah satu tempat yang layak untuk dikunjungi. Terdapat salah satu sudut dimana pepohonan yang tumbuh rindang di atas terowongan yang melingkar, membuat daya tarik tersendiri untuk mengunjungi taman ini. Dari stasiun Aljuned masih menggunakan green line menuju City Hall kemudian transit dan berpindah ke rute Jurong East dan turun di stasiun Dhoby Ghaut. Stasiun Dhoby Ghaut merupakan stasiun terdekat dengan Fort Canning Park, cukup dengan berjalan kaki, maka taman instagramable ini bisa ditemui.

 
Liburan singkat di Singapura
Salah satu sudut fort canning park

Kuliner Legendaris, Ice cream Singapura

Setelah puas menikmati Taman Fort Canning, maka sudah waktunya mengunjungi kawasan ikonik Singapura, yaitu Merlion park dengan patung marlionnya berlatar Marina Bay Sands. Dari stasiun Dhoby Ghaut perjalanan dilanjutkan ke stasiun Raffless Place. Nah, disepanjang perjalanan jalan kaki dari Raffles Place ke Merlion Park, terdapat salah satu kuliner legendaris, yaitu Ice Cream Singapura, dulunya bernama Ice Cream 1 Dollar. Seiring dengan kenaikan harga, ice cream ini sekarang seharga 2 Dollar Singapura. Ada banyak rasa yang ditawarkan seperti rasa durian, coklat, vanilla, oreo dan stroberi.

Ice cream 2 dollar
Pedagang ice cream legendaris seharga 2 dollar Singapura

Uniknya, ice cream ini berbentuk menyerupai batang sabun yang kemudian dipotong dan disajikan dengan selembar roti tawar. Sangat cocok dinikmati, setelah berjalan kaki menyusuri sungai menuju Merlion park.


Merlion Park

Ke Singapura tanpa ke Merlion Park, serasa harus mengulang kembali perjalanan ke negara ini. Itu lah mengapa, Merlion Park wajib untuk dikunjungi karena keberadaan patung Merlion yang berkepala singa dengan badan menyerupai sisik ikan lengkap dengan ekornya. Dari mulut kepala singa, keluar air terus-menerus. Tempat ini pasti selalu ramai pengunjung, jadi jangan pernah berharap untuk mendapatkan foto tanpa kehadiran orang lain didalamnya. Namanya juga maskot, jadi wajar ramai. Disekitar Merlion park, juga bisa dinikmati bangunan khas berbentuk perahu diatasnya, apalagi kalau bukan Marina Bay Sands.

 
Liburan singkat di Singapura
Sudut foto di merlion park

Menutup Malam di Jewel Changi

Setelah puas dari siang hari hingga malam hari menyusuri Singapura, saatnya kembali ke bandara Changi dan menikmati Jewel Changi. Keindahan air terjun buatan dengan lampu warna-warni dan diiringi alunan musik nan harmonis, merupakan daya tarik Jewel Changi. Bahkan disetiap sudut dan ketinggian lantai, Jewel Changi tetap menarik. Jadi tidak ada salahnya, jika memiliki waktu 12 jam transit di Singapura dan ingin menikmati segala atraksi yang ada dengan biaya terjangkau, maka semua rute ini layak untuk dicoba.

Jewel changi
Jewel Changi

2 comments:

  1. Wow mantapp, pokok Singapore tidak ada habisnya. Membuat orang selalu kagum.

    Prestasiku selama di Singapore beberapa bulan lalu yakni belum pernah nyoba eskrim khas disana, pas nyari gak ketemu :D

    ReplyDelete
  2. Gw kalo transit mah cuman itungan jam. Jadi gak mungkin keluar. Takut ketinggalan pesawat lanjutan, huhuhu.

    Tapi kalo jalan-jalan singapur sih sering.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.