MASIGNASUKAv102
1508570391356967755

Tips Backpacker ke Singapura

Tips Backpacker ke Singapura
Add Comments
Sunday, 19 April 2020
Siapa yang tidak kenal Singapura? Negara dengan patung singa sebagai ikonnya, disamping keberadaan hotel mewah berbentuk buritan kapal, Marina Bay Sands. Tetapi, apakah mungkin backpacker ke Singapura? Apalagi, negara kecil ini selalu menjadi daya tarik traveller Indonesia untuk berkunjung. 

Jika dahulu, liburan ke Singapura hanya bisa dilakukan oleh kalangan atas, tetapi sekarang tidak. Hampir semua orang bisa berkunjung ke Singapura dengan budget minim. Apalagi jika ingin berangkat sebagai backpacker pemula ke Singapura.
 
Backpacker ke Singapura
Marlion Park
Ada banyak hal yang perlu diketahui dan dipersiapkan, agar biaya liburan ke Singapura seminim mungkin, alias low budget. Mulai dari persiapan awal selama di Indonesia hingga pemilihan tempat tinggal selama di Singapura. Semuanya bisa diatur sesuai budget yang dimiliki. Berikut tips backpacker pemula ke Singapura dengan budget murah.

Backpacker ke Singapura harus hunting tiket murah

Sebagai backpacker pemula ke Singapura, sangat penting untuk terlebih dahulu hunting tiket promo. Maskapai yang sering mengadakan promo penerbangan ke Singapura adalah AirAsia dengan programnya bernama “Free Seat” alias kursi gratis. Meskipun tertulis free seat bukan berarti tidak mengeluarkan duit, tetapi cukup membayar biaya admin dan AirportTax.

Jika memilih penerbangan dari Jakarta, biasanya biaya tiket untuk satu arah (one way) sebesar 150ribu. Perlu diingat, bahwa promo free seat ini berlaku untuk penerbangan 6-18 bulan ke depan. Jadi, jika membeli tiketnya saat ini, baru bisa digunakan paling cepat 6 bulan kemudian.
Selain itu, maskapai lain yang sering mengadakan promo ke Singapura adalah Jetstar. Maskapai dengan home base Singapura ini, biasanya menjual tiket untuk satu arah dikisaran 250ribu ketika promo. Baik AirAsia maupun Jetstar, selalu menginformasikan waktu promo dan waktu penerbangan, sehingga penting untuk melakukan subscribe di laman website masing-masing, agar selalu dikirimkan info promo terbaru atau harga spesial.

Berhubung AirporTax bandara Changi Singapura sekitar 500ribu, maka tips untuk pulang sebaiknya melalui Johor Bahru, negara bagian di Malaysia yang berbatasan langsung dengan Singapura. AirportTax bandara Senai- Johor Bahru, sekitar 150ribu. Lumayan worth it untuk menghemat biaya tiket pulang.

Dari Singapura menuju bandara Johor Bahru, ada banyak bis yang bisa digunakan dengan biaya kurang dari 50ribu melewati imigrasi Singapura dan Malaysia di woodland.

Memilih Penginapan, Hostel bukan Hotel

Sejatinya, konsep backapcker pemula adalah memilih penginapan yang sangat murah karena selama di Singapura pastinya penginapan hanya digunakan untuk nitip barang, tidur dan mandi. Jadi, tidak perlu menggunakan penginapan yang mahal. Ada banyak hostel dengan tipe kamar dormitory (bunk bed) dimana dalam satu kamar, bisa berisi 4-16 orang tergantung jumlah kasur yang tersedia.

Menginap di hostel tipe dormitory di Singapura, sudah pasti akan menghemat pengeluaran. Di Singapura sendiri jika jeli mencari hostel, maka bisa mendapatkan harga satu malam dibawah 150ribu sudah dengan sarapan snack/roti.

Penting untuk diketahui sebagai backpacker pemula ke Singapura bahwa memilih hostel (bukan hotel) sebaiknya memiliki jarak yang dekat dengan stasiun MRT, agar mudah untuk kesana-kemari. Beberapa OTA penyedia hostel dengan budget murah seperti booking.com, Agoda dan hostelworld.com bisa digunakan sebagai pembanding hostel yang sama, tinggal pilih mana yang memberikan penawaran termurah.

STP (Singapore Tourist Pass)

Sebagai backpacker pemula ke Singapura sebaiknya memilih Singapore Tourist Pass sebagai kartu sakti yang bisa digunakan untuk transportasi umum yang ada di Singapura dengan masa berlaku 1-3 hari. Saat ini harga untuk STP selama 1 hari sebesar 10 Dollar Singapura dengan jaminan 10 Dollar Singapura yang bisa di refund ketika mengembalikan kartu.
 
STP card di Singapura
STP Card


Menggunakan STP, sangat effisien untuk menjelajah Singapura karena cukup men-tap kartu pada stasiun atau pun di dalam bis sebelum menggunakan moda tersebut.

Ketika tiba pertama kali di bandara Changi, maka carilah stasiun MRT Changi dan beli STP pada counter khusus pembelian STP. Saat ini pembayaran bisa menggunakan cash atau menggunakan kartu berlogo VISA, MASTER CARD, CIRRUS.

Memilih Restaurant

Ada banyak kuliner lezat di Singapura mulai dari menu khas melayu seperti nasi lemak, hingga menu khas Indonesia, nasi rendang. Tetapi, bukannya aneh ke Singapura yang dicari nasi rendang. Saat ini nasi rendang merupakan makanan yang cukup mahal di Singapura karena hanya dijual di kawasan tertentu saja. Sebagai backpacker pemula ke Singapura, memilih Mustafa Cafe adalah pilihan tepat untuk makan dengan budget minim. Harga makanan yang ada cukup terjangkau mulai dari 15ribu.

Mustafa Cafe ini tersebar hampir diseluruh kawasan di Singapura. Jadi tidak perlu lagi khawatir akan harga makanan yang sulit ketika berada di Singapura, karena Musatafa Cafe bisa menjadi solusi untuk menghemat budget makan.

Selain Mustafa cafe juga ada Mufiz Restaurant dengan harga yang cukup terjangkau dengan cita rasa masakan India, Melayu, Singapura dan Thailand.
 
Mufiz Restaurant di Singapura
Mufiz Restaurant-Tempat makan murah di Singapura

Internet

Berkunjung ke Singapura dan tetap ingin eksis di medsos, tidak harus mengaktifkan layanan roaming internet internasional yang harganya ratusan ribu. Cukup dengan memanfaatkan fasilitas free wi fi yang ada di hostel dan juga hampir seluruh publik area di Singapura.

Jadi tidak perlu lagi khawatir, bakal tidak eksis di media sosial jika berkunjung ke Singapura. Tanpa budget pun, layanan internet di Singapura bisa dinikmati. Selama ini, hampir semua stasiun MRT memiliki layanan free wi fi, tinggal melihat nama wi fi yang biasanya ditempelkan di dinding informasi area stasiun.

Nah, itu adalah tips backpacker pemula ke Singapura dengan budget hemat tetapi tetap nyaman. Tingal menyusun rencana perjalanan dan menentukan jumlah hari selama liburan di Singapura. Bahkan menurutku, berangkat Sabtu pagi dan pulang minggu malam, sudah cukup waktu untuk mengeksplor Singapura. Selamat travelling.

Backpacker Pemula ke Singapura
Sudut Instagramable di Singapura

Taumy Alif Firman

Menjadi lulusan kimia di Universitas terbaik di Indonesia bukanlah menjadi halangan untuk menuangkan tulisan tentang destinasi wisata dan gaya hidup selama menikmati keindahan di seluruh penjuru negeri.

  1. Baca tips liburan ini auto kepengen praktek mas. Sayangnya lagi keadaan pandemi begini. Hiks aku ikut sedih karena dunia traveling dan pariwisata jadi sepi. Semoga segera berakhir virus Covid 19 ini mas. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama Kak, langsung kangen banget pengen liburan tipis2. Corona segera selesai donggg

      Delete
  2. Semoga pandemi ini segera berlalu, pengen juga melancong ke singapura. Terlebih jaraknya gak terlalu jauh dengan domislii aku sekarang di kota Pekanbaru

    ReplyDelete
  3. Wah keren nih, Mas Taumy. Saya memang pengin sekali ke Singapura, soalnya belum pernah. dan salah satu kuncinya mengejar dulu tiket promo ya, Mas. Jadi tiket sudah di tangan, tinggal nabung buat keperluan lainnya.
    Saya suka sekali foto terakhirnya, Mas Taumy. keren sekali.

    ReplyDelete
  4. Aku sih prefer Jalan Jalan lbh memilih nginap di hotel yg murah (tpi ga Murahan juga) atau hostel. Toh niat Jalan Jalan ya menikmati wisatanya, bukan tidur tiduran di negara orang hhe

    ReplyDelete
  5. Mantul ini tipsnya Mas Taumy... naik Jetstar, pesen hostel di OTA, makan di Mustafa Cafe, pake wifi fasilitas umum, transpotnya pakai STP, trus pulang dr Johor Bahru. Thanks yaa

    ReplyDelete
  6. paling suka dan paling tenang, soal wifinya.
    jadi gak perlu beli perdana no singapur ya...
    paling males itu soalnya, kan paling berapa hari pake itu nomer.

    ReplyDelete
  7. Sepakat dormitory menghemat banget.. Cuman g enaknya satu ruangan laki perempuan jadi satu. Untungnya dormitory tempatku nginep dulu boleh request isi perempuan semua heheh

    ReplyDelete
  8. Asyiknya yang pernah ke Singapura huhu saya belum pernah ke LN hehe. Doakan aku ya semoga bisa ke Singapura sama keluarga ya.

    ReplyDelete
  9. Mantap nih mas bahasannya. Aku masih berencana saja buat berkunjung ke Malaysia, Singapura. Rencana tahun ini, tapi lagi pandemi...
    Semoga pandemi cepat beres

    ReplyDelete
  10. Wah, kalau ke Singapur harus baca ini lagi agar tahu harus makan di mana yg murah. Nyatet sih, di Mustafa dan nginepnya di hostel. Tapi cepat lupa. Huhuhu

    Makasih sudah sharing

    ReplyDelete
  11. Curang ih orang Jakarta bisa ke Singapura murah banget. Kalau dari Surabaya ya nggak bisa segitu hehe. Tapi yes, tetep bisa lebih murah jauh dari yg ditawarkan travel2.

    ReplyDelete
  12. Mantap banget tips nya semantap daerah kunjungan wisatanya mas taumy.
    Jadi pengen tau itinerary kalo backpacker tapi bawa bocah deh

    ReplyDelete
  13. keren kak berani dan sering backpakeran ya sampai negeri orang..sy mah masih takut hihi tapi bisa sy jadikan inspirasi nih..ceritanya.. mksh sdh sharing ya kak

    ReplyDelete
  14. Singapura memang pilihan tepat kalau mau melarikan diri di akhir pekan. Tentunya lebih cocok lagi bagi orang-orang yang suka dan kuat berjalan kaki. Kalau ke Singapura, aku malah penasaran main ke kawasan pedesaannya gitu. Katanya sih bagus. Boleh dong diceritain kalau pernah kesana.

    ReplyDelete