Aman Berlalu Lintas di Jalan, Ingat Selalu CETUS

March 09, 2019

Mendengar kata Jakarta, maka langsung terpikirkan dengan ikon keberadaan Monas, jalan toll yang panjang, gedung-gedung pencakar langit hingga pastinya kemacetan lalu lintas. Pertumbuhan dan mobilitas dari kota-kota satelit disekitar Jakarta menyebabkan tingginya kebutuhan akan penggunaan kendaraan bermotor, baik berupa kendaraan umum hingga kendaraan pribadi. Keadaan ini pula menyebabkan kemacetan yang sudah menjadi kebiasaan hidup apalagi disaat  jam berangkat dan pulang kerja.

Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta

Macet Jakarta disaat jam pulang kerja

Dampak utama dari tingginya penggunaan kendaraan bermotor adalah meningkatkan peluang resiko kecelakaan dalam berlalu lintas. Fakta ini didukung dengan peningkatan angka kecelakaan baik menyebabkan kerugian materiil hingga menelan korban jiwa. Sehingga sudah sepantasnya, para pengguna jalan mengetahui cara berkendara aman demi keselamatan dalam berlalu lintas. Salah satunya dengan mengukiti tips CETUS, yang merupakan singakatan dari Cek fisik dan dokumen, Eliminasi peralatan keamanan dalam berkendara yang tidak standar, Taati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas, Usahakan untuk selalu defensive driving dan Safety first.

Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta

Sumber: Data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (Januari-November 2018) dalam tribunnews metropolitan

Cek fisik dan dokumen

Hal yang paling utama dan penting sebelum melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor adalah cek fisik kendaraan. Seperti pemeriksaaan tekanan ban, rem dan kelayakan kendaraan disamping fisik pengemudi. Ketika hal ini dilakukan akan mengurangi rasa khawatir dan menurunkan angka resiko kecelakaan, karena yakin akan semua fungsi dalam berkendara. Begitupun juga dengan kondisi fisik atau kesehatan pengemudi. Jangan pernah menggunakan kendaraan jika dalam kondisi tidak sehat, dibawah pengaruh obat atau pun minuman beralkohol. Kondisi fisik yang prima juga akan mempengaruhi kecekatan dan ketrampilan dalam mengemudi dampaknya lebih mawas dalam berkendara yang akhirnya akan mengurangi angka kecelakaaan dalam berlalu lintas.

Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta

Dokumen perjalanan mengemudi


Disamping cek fisik juga perlunya memastikan dokumen kendaraan yang dimiliki lengkap seperti Izin mengemudi, STNK hingga persyaratan perjalanan lainnya. Tujuan pentingnya, agar tidak perlu khawatir lagi jika suatu saat ada pemeriksaan dokumen sepanjang perjalanan. Karena ada beberapa kecelakaan akibat tidak lengkapnya dokumen sehingga pengendara kendaraan mengemudi berlawanan arah dan menabrak pengemudi lainnya hanya karena menghindari jalanan tempat pemeriksaan dokumen kendaraan. Sangat disayangkan. Jadi pastikan selalu cek fisik dan dokumen kelengkapan dalam berkendara.

Eliminasi peralatan keamanan berkendara yang tidak memenuhi standar

Terkadang hasrat untuk memodifikasi kendaraan agar terlihat keren malah bisa menyebabkan kecelakaan. Karena dengan memodifikkasi spare part, tampilan hingga bentuk kendaraan biasanya menggunakan peralatan yang tidak sesuai standar keamanan meskipun kelihatan lebih keren. Hal ini karena akan mengurangi fungsi utama dan daya pelindung dari masing-masing item kendaraan.

Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta

Logo Standar Nasional Indonesia

Belum lagi jika menggunaka alat pelindung diri dari kecelakaan kerja yang abal-abal. Padahal saat ini, semua alat pelindung diri sudah harus memiliki standar salah satunya adalah SNI, ‘Standar Nasional Indonesia’ yang sudah teruji dalam manejemen kualitas produk. Tujuan utamanya sangat sederhana, yaitu melindungi pengguna motor agar terhindar dari resiko fatal jika terjadinya kecelakaan sepanjang perjalanan. Jadi sudah saatnya untuk mengeliminasi perlatan keamanan berkendara yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Taati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas

Banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran berlalu lintas, seperti tidak mentaati peraturan dalam penggunaan jalan hingga melanggar rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. Perlu dingat bahwa, sekecil apapun pelanggaran semuanya berpotensi untuk terjadinya kecelakaan. Hal yang sepele, adalah mengendarai kendaraan dengan melawan arus. Meskipun jalan tampak sepi, tetapi karena melawan arus maka memperbesar tabrakan sesame pengguna.

Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta


Rambu-rambu batas kecepatan

Contoh lainnya adalah rambu lalu lintas tentang batas kecepatan kendaraan. Terkadang banyak pengemudi yang hanya sekadar melihat rambu-rambu batasan kecepatan tanpa menerapkan. Padahal penentuan batas kecepatan ini, bisa jadi karena konstruksi jalan hingga kondisi kepadatan lalu lintas disekitar Kawasan tersebut sehingga mewajibkan untuk menerapkan batas maksimal kecepatan. Tujuan akhirnya sudah pasti untuk mengurangi kecelakaan di jalan raya. Jadi, jangan lupa untuk mentaati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan berkendara.


Usahakan untuk selalu Defensive Driving

Ketika menggunakan kendaraan di jalan terkadang ada saja hal yang berpeluang menimbulkan masalah hingga kecelakaan. Maka disini pentingnya untuk menerapkan defensive driving yang merupakan perilaku mengemudi agar dapat terhindar dari masalah selama berkendara, baik disebabkan oleh diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Nah, konsep defensive driving ini lebih komprehensif dibanding safety driving karena bukan hanya berlandaskan terhadap keterampilan dalam mengemudi tetapi juga berdasarkan perilaku baik dan bertanggung jawab dalam mengemudi. Hal ini, akan membantu mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Jadi, usahakan untuk selalu defensive driving.

Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta

Defensive driving mengurangi resiko kecelakaan di jalan

Safety first, keselamatan yang utama

Safety first, atau utamakan keselamatan menjadi poin penting dan paling utama dalam berkendara. Semua persiapan berkendara dari meninggalkan rumah hingga ke tempat tujuan semuanya harus mengutamakan keselamatan. Dengan begitu maka angka kecelakaan bisa berkurang. Beberapa perilaku safety first dalam berkendara yang wajib untuk dilakukan:
  1. Selalu menggunakan safety belt.
  2. Tidak melakukan komunikasi menggunakan handphone ketika mengemudi.
  3. Tidak mendengarkan musik atau hal-hal yang mengganggu konsentrasi selama mengemudi.
  4. Tidak memaksakan mengemudi ketika sudah mengantuk



Kesadaran dalam berkendara dengan menerapkan safety first secara tidak langsung akan mengurangi resiko kecelakaan. Apalagi disetiap perjalanan menggunakan kendaraan pasti selalu ada keluarga yang menunggu di rumah, jadi utamakan keselamatan lalu lintas dan ingat lah selalu, CETUS.


Keselamatan Lalu Lintas Road Safety Jakarta

Ingat selalu keluarga yang menunggu

25 comments:

  1. Selama beberapa tahun pernah tinggal di Jakarta. Dan merasakan bagaimana jalanan Jakarta.
    Dan benar sekali Mas Talif,CETUS sangat perlu diperhatikan. Terima kasij, sharingnya, Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 Bang. Karena keselamatan lalu lintas itu mulai dari diri kita

      Delete
  2. Waah keren, program CETUS jd ingat kaya program kemenkes yg pakai istilah unik (misal Germas)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Benar, biasanya dengan kata-kata Unik orang bisa lebih mudah mengingat. Apalagi ini berhubungan dengan Keselamatan Lalu Lintas

      Delete
  3. Hiruk pikuk kota Jakarta sangat saya rasakan terlebih saat berkendara waduh nano-nano deh hehe. Penting banget ini cek fisik kendaraan dan kelengkapan surat kendaraan, meski terlihat sepele tapi kenyataannya masih banyak yang mengabaikan hal tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Bener. hal yang kelihatan sepele tetapi memiliki dampak yang tidak terduga, apalagi demi keselamatan lalu lintas dijalan

      Delete
  4. saya berusaha hati hati kalo mengendarai kendaraan tapi orang lan suka sradak sruduk.. misal yang sering terjadi nih.. saya di jalur lurus trus pengendara di sebelah kanan seenaknya motong jalan saya karena dia mau belok kiri.. saya pernah lho ngejar orangnya dan saya maki-maki.. saya mah gitu orangnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mami dilawan. Betul sekali, terkadang kita sudah bawa kendaraan dengan hati2, selalu saja ada yang sembrono. Ini lah pentingnya defensive driving

      Delete
  5. Banyak yang perlu diperhatikan dalam berkendara, ya. Sebagai penumpang pun perlu tahu hal-hal ini supaya bisa memberi tahu kalau driver nggak tahu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali. Karena berkendara yang aman demi keselamatan bersama, entah itu driver ataupub penumpang

      Delete
  6. Setuju banget! Kalau ada surat2 yg ketinggalan tuh rasanya risau dan ga nyaman berkendara. Aku selalu cek sebelum pergi2. Alhamdulilah selalu aman

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah. Rasa nyaman dan aman dalam berkendara, akan mengurangi potensi kecelakaan

      Delete
  7. Saya baru tahu mengenai CETUS ini. Iya sebelum pergi naik motor, selalu cek dompet apakah udah isi identitas dan stnk. Penting. Soalnya dulu pernah kena tilang. Ahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu lah pentingnya, membawa dokumen kendaraan agar tidak perlu khawatir lagi

      Delete
  8. Saya baru tahu mengenai CETUS ini. Iya sebelum pergi naik motor, selalu cek dompet apakah udah isi identitas dan stnk. Penting. Soalnya dulu pernah kena tilang. Ahahaha

    ReplyDelete
  9. Jujur aja, Saya sih baru denger yg namanya CETUS ini.
    Tp memang benar adanya dkm menggunakan kendaraan ada tata kaidah yg harus ditaati dan cetus cukup bisa utk merangkumnya

    ReplyDelete
  10. Bagus kalau ada program CETUS agar aman berlalu lintas di jalan seperti ini. Jadi persiapan mengemudi lebih matang lagi.
    Oh ya, kalau menurut saya selain faktor eksternal, faktor internal mestinya diperketat lagi. Yakni dari diri pengemudi. Permohonan SIM di Indonesia itu terlalu mudah, sehingga secara teori dan praktik belum siap sudah langsung ke turun ke jalan. Ini bisa jadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan.
    Pengalaman saya mengurus SIM di Amerika itu ribetnyaaa. Akhirnya saya cuma dapat SIM dengan "pendampingan" (harus didampingi pemegang SIM penuh), suami baru dapat SIM penuh (harus tes tulis 3 kali + 1 kali tes praktik) baru lulus. Karena mengemudi di sana termasuk hak istimewa yang dimiliki seseorang maka harus dijaga atau bisa dicabut SIM-nya.
    Semoga ke depannya lebih diperketat lagi permohonan SIM ini juga ada penertiban untuk yang belum memiliki. Juga CETUS bisa disosialisasikan lagi ke masyarakat luas.

    ReplyDelete
  11. Seandainya semua ingat CETUS, angka kecelakaan kayaknya bisa diperkecil

    ReplyDelete
  12. Ide meringkas menjadi kata CETUS ini keren banget ya. Pintar yang buat. Jadi orang awam pun cepat menangkapnya.

    ReplyDelete
  13. Jalanan Ibukota memang gila! Ada peluang sekian detik aja langsung diserobot, gak peduli lampu merah, kuning, ijo atau bahkan orange (eh gak ada ya). Tapi beneran deh, di Jakarta aku justru belajar berkendara dengan cermat.Kadang harus kuat-kuatan mental soal patuh sama lalu-lintas. Lha kita berusaha patuh, pengendara lain malah marahin kita. Cape deh!

    ReplyDelete
  14. Keselamatan itu sangat penting. Tapi suka ada saja sopir kendaraan umum yang main telepon saat mengendarai kendaraannya. Padahal kondisi jalan di daerah saya sangat rawan dan curam. Meleng dikit itu ancaman banyak nyawa yang jadi taruhan. Begitu juga pengendara motor, masih banyak yang menyepelekan menggunakan helm.

    ReplyDelete
  15. Nah penting ini untuk disosialisasikan. Bagaimanapun juga kita harus mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

    ReplyDelete
  16. Saya menggunakan kendaraan setiap hari untuk berangkat kerja, meskipun di daerah yang tidak banyak kendaraan namun potensi kecelakaan selalu ada. Nice tips, terimakasih

    ReplyDelete
  17. Bagus nih bikin singkatan begini, bikin gampang diinget. Tapi sosialisasinya juga mesti digencarin lagi...

    ReplyDelete
  18. Keren ya mas namanya jadi CETUS, jd mudah diingat. Pentingnya memakai peralatan kesiapan berkendara yg SNI itu gaboleh d abaikan, ak aja udah mengganti semua helm k helm SNI nih

    ReplyDelete

Powered by Blogger.