Senja di Bukit Cinta




Tidak ada yang lebih romantis, selain duduk berdua bersama pasangan ditemani senja yang menawan. Apalagi di atas bukit dengan pemandangan laut dan langit sore

Pencinta senja, pasti sangat beruntun jika berkunjung ke Labuan Bajo. Selain tempatnya sudah menjadi destinasi wisata dunia, Labuan Bajo pun juga memiliki beberapa spot untuk menikmati matahari terbenam. Salah satunya adalah “Bukit Cinta”.

Terletak dikawasan perbukitan yang bersisian dengan arah Bandara Komodo, bukit cinta sudah terkenal bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Begitupun kepadaku, ketika hari pertama di Labuan Bajo.

Akses menuju kesana pun sudah cukup mumpuni, jalan aspal mulus dengan pemandangan laut dan pelabuhan Labuan Bajo di sisi kiri jalan akan menghiasi pandangan selama menuju Kawasan bukit cinta. Warna biru laut tersaji dengan epik, gundukan beberapa perbukitan menjulang menghiasi sisi kiri dan kanan, jalur yang dilintasi.

Kali ini, khatulistiwa benar-benar nyata memisahkan laut dan langit dengan degradasi birunya. Di bawahnya perahu pinisi hilir mudik meskipun sudah banyak perahu yang tertambatkan di dermaga. Waktu itu, sekitar pukul 5 sore. Aku pun tidak ingin menyi-nyiakan waktu untuk berburu senja di bukit cinta.

“Mungkin, hampir semua orang jika mendengar kata “cinta”, sudah pasti memikirkan hal-hal romantis nan menyenangkan. Begitulah adanya, penjabaran sederhana dari kata ini. Apalagi jika yang dimaksud adalah nama bukit” Pikirku sepanjang perjalanan.

Dari hotel tempatku menginap membutuhkan waktu sekitar 15 menit menuju Kawasan bukit cinta. Ada satu tugu sebagai penandanya selain akan tampak beberapa kendaraan bermotor maupun roda empat yang parkir diperhentian tanah lapang. Begitupun juga dengan kendaraan yang kutumpangi, tepat berhenti disisi kiri jalan.

Bukit Cinta


Sekarang, di depan mata, jalanan setapak menuju puncak bukit tampak dengan jelas, tekstur tanahnya membentuk jalur tersendiri dikelilingi rumput-rumput mulai menguning. Disalah satu titik, ada beberapa bagian rumput tampak hitam akibat terbakar. Aku pun melangkah kesisi kanan jalan, masih berada di bawah bukit. Dari sini, lekukan beberapa gundukan bukit benar-benar kontras terhadap birunya langit. Beberapa orang sudah mulai menanjak, melintasi jalan setapak untuk menuju puncak bukit. Beberapa menit kemudian aku pun juga ikut.

Berdiri diketinggian, kita bisa melihat matahari yang mulai perlahan-lahan bergerak meninggalkan langit, khas dengan warna merahnya berbentuk bulat utuh. Tidak ingin kehilangan momen senja spesial ini, aku pun segera kembali turun ke jalan utama mengambil sisi kiri untuk benar-benar menikmati dengan lamat prosesi senja yang akan berganti malam.

Langkah, ku percepat sebelum akhirnya memilih tanah lapang dengan pembatas besi disisi kiri bukit. Dari tempatku berdiri, romantisme dan syahdu pun menghampiri. Kali ini ditemani dengan angin semilir dan senja yang tidak lama lagi menghilang dibalik birunya laut. Sesekali rasa syukur pun menyerbak atas anugerah dan kesempatan yang diberikan untuk menyaksikan langsung sekeping pemandangan menawan di bukit cinta Labuan Bajo, meskipun waktunya hanya sebentar, kurang dari 15 menit.

Senja


Maka benarlah adanya nama bukit ini, “Bukit Cinta”, karena dari tempat ini, kita bisa menikmati dua sisi berbeda dengan pemandangan yang berbeda pula, disamping nuansa syahdu nan romantis karena jauh dari hiruk pikuk ramainya kendaraan di Labuan Bajo. Apalagi dengan menyaksikan senja bersama orang yang dicintai. Berdoalah, untuk menikmati hal itu seutuhnya secara bersamaan. Agar kelak, Bukit Cinta pun turut menjadi catatan perjalanan kisah cinta kita bersama pasangan tersayang.




45 comments:

  1. Labuan bajo salah satu tempat impian yang ingin saya datangin tuh tapi gak tahu kapan dikasih kesempatan ke sana? Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga disegerakan dan sekalian mengunjungi bukit cinta

      Delete
  2. Tempat yg sangat indah. Jadi semakin bersyukur atas alam yang mendamaikan hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener sekali, datang ke Labuan Bajo membuat kita lebih bersyukur atas keindahan alam ini

      Delete
  3. Tempat yang sempurna yaa.. Menikmati senja di Bukit Cinta dengan orang tercinta. Semoga secepatnya bisa ke sana juga.

    ReplyDelete
  4. Aku kok baper ya baca kalimat ini > "Berdoalah, untuk menikmati hal itu seutuhnya secara bersamaan. Agar kelak, Bukit Cinta pun turut menjadi catatan perjalanan kisah cinta kita bersama pasangan tersayang." Amiiinn semoga kelak bisa ke Labuan Baju juga menikmati senja bersama pasangan tersayang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Kali ini memang sengaja membuat endingnya seperti itu karena lagi ceritain "Bukit Cinta"

      Delete
  5. Aih keren banget ini, emang si Labuan Bajo salah satu destinasi yang paling banyak diminati sekarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo. Jangan lupa berkunjung ke Bukit Cinta Labuan Bajo

      Delete
  6. Tempat yang lumayan romantis buat menikmati alam bersama pasangan. Tapi kalo belum punya pasangan bisa gigit jari nih hehehe...

    ReplyDelete
  7. Duh Bang Taumy bikin baper nih tulisannya. Labuan Bajo selalu jadi destinasi impian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga impiannya tercapai kak Yun dan bapernya hilang bersama orang tersayang

      Delete
  8. Indonesia itu DARURAT CINTA. Banyak destinasi wisata kekinian yang diembel-embeli cinta untuk penamaannya. Wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih menjual sepertinya dibanding menggunakan embel2 "menangis"

      Delete
  9. Kalau ngomongin senja, temen2 di kantor saya sering banget berburu senja sampai ke labuan bajo. Saya juga penasaran sih sama hasil foto2 dia, dan pengen juga ke labuan bajo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woow. Saya selama di Labuan Bajo, dapat beberapa spot selain bukit cinta

      Delete
  10. Tempat yang indah dan unik ya..ada dua sisi dengan view yang berbeda. Ternyata ada Bukit Cinta juga di sana, kirain cuma di kampung halamanku aja Mas, hehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siip. Bisa jadi tujuan berikutnya nih kampung mba Dewi

      Delete
  11. Aku Aminin kalimat terakhirnya :agar kelak, Bukit Cinta pun turut menjadi catatan perjalanan kisah cinta kita bersama pasangan tersayang.
    Semoga...
    Duh mupeng lihat foto dan baca kisahnya😍

    ReplyDelete
  12. Bukit cinta,tanjakan cinta, jembatan cinta dan segala sesuatu yang berbau cinta.

    Cinta itu..

    ReplyDelete
  13. Hemmm Bang Taumy..ilustrasinya bener2 bikin saya kangen kenangan senja bikin cinta liburan bajo. Sayangnya bagi pasangan saya...senja ya gitu2 aja. Eh ups jadi curhat ini....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk. Bilang suatu saat, "senja itu menentramkan"

      Delete
  14. Hemmm Bang Taumy..ilustrasinya bener2 bikin saya kangen kenangan senja bikin cinta liburan bajo. Sayangnya bagi pasangan saya...senja ya gitu2 aja. Eh ups jadi curhat ini....

    ReplyDelete
  15. Seperti kisah di novel romantis kakak. atau janganjangan curahan dari hati yang paling dalam hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Hai mas Miko salam kenal. Terima kasih sudah mampir. Hampir semua tulisan perjalanan saya seperti ini. Cuma beda tema

      Delete
  16. Senja tuh kenapa selalu syahdu ya. Magis gitu. Terus sendu dan pilu. Kesenannya kayak perpisahan gitu. ��

    ReplyDelete
  17. Berdoa sungguh-sungguh supaya bisa juga merasakan "cinta" di labuan bajo bersama orang tercinta.Aamiin

    ReplyDelete
  18. Aiiih. Senja yg mengundang kenangan. Tenggelam bersama malama. Labuan bajo emang juara senjanya. Jadi rindu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika ada waktu dan kesempatan datang maka kembali lah. Senja Labuan Bajo masih menanti

      Delete
  19. Makin kepengen ke labuan bajo.. indah banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk....Labuan Bajo sudah menjadi destinasi dunia, Ayo kita ramaikan kunjungan kesana

      Delete
  20. Yaaaahhh baca tulisan Mas Taumy bikin aku makin pengin traveling ke sana. Kalo aku sendiri susah bgt nyari orang yg emg pengin ke sana juga. Kalo boleh pergi sendiri sama orangtua, udah kesana dari dulu2 heheehhe

    ReplyDelete
  21. Deskripsi Bukit Cinta ala Bang Taumy menarik sekali! Aku jadi membayangkan lagi berada di sana. Kalau sebelumnya bareng teman, kali ini membayangkan menikmati senja bersama pasangan di sini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih...Semoga disegerakan bersama pasangan ke Labuan Bajo

      Delete
  22. Heeemm ku baper karena blm ada yang tersayang. Hahaha..
    Masih jadi wishlist banget nih labuan bajo. Semoga tahun depan ke sampaian

    ReplyDelete
  23. Dari dlu pingin banget ke sana, tpi keuangannya yg belum siap..hehe Baca tulisan ini jadi pingin cepet-cepet kesana

    ReplyDelete

Powered by Blogger.